Film “Girl in The Basement” diangkat dari kisah nyata? – Kasus Elisabeth Fritzl

Cover Film Girl in The Basement

Anyone, ada yang udah pernah nonton film ini? judulnya Girl in The Basement
atau seorang remaja perempuan dalam basement.

Untuk yang belum nontoh, gihh buruan nonton.
Dijamin bakalan ngerasa nyesek sampai rasanya ingin mukulin layar sampe pecah.
iya se-kesel itu.

Jadi sesuai judul dari blog ini, aku ingin menceriakan kasus yang telah menimpa
seorang remaja cantik bernama Elisabeth Fritzl.

Singkat cerita, ia telah dikurung selama 24 tahun oleh ayah kandungnya sendiri yang bernama Josef Fritzl. Kalo cuma dikurung sih tingkat murka masih so-so,, namun ternyata selain dikurung, ayahnya juga melakukan aksi yang ga sewajarnya!

Ayah kandungnya, Josef Fritzl ini selain membekap putrinya, juga melakukan hubungan intim dengan putrinya sehingga menyebabkan Elisabeth melahirkan selama 7 kali.

nah bisa bayangin ga tuh gimana sesaknya harus tinggal didalam sebuah ruangan kecil bawah tanah dan melahirkan otodidak di sana. OMG

Nah gimana awal mula cerita dan latar belakangnya, check it out >>


Elisabeth Fritzl, kelahiran 8 April 1966 merupakan seorang warga Austria.
Kejadian awal mula berawal pada tahun 1984, atau ketika Elisabeth Fritzl berumur 11 tahun.

Waktu itu, Josef Fritzl meminta bantuan kepada Elisabeth Fritzl untuk membantunya memperbaiki pintu di ruang bawah tanah.

nah usut punya usut, mana lah tau ternyata pertolongan yang diberikan oleh Elisabeth Fritzl kepada ayahnya sendiri ternyata merupakan suatu kejadian menggilakan yang akan menimpanya.

Ketika Elisabeth Fritzl sedang memegang pintu, Josef Fritzl ini langung mendorongnya dan Elisabeth Fritzl pun pingsan dengan handuk yang telah dibasahi obat bius.

Rosemarie, ibu kandung Elisabeth tidak tinggal diam atas menghilangnya putrinya tercinta. ia segera membuat laporan orang hilang ke polisi setempat.

1 bulan setelah menghilangnya jejak Elisabeth, tiba-tiba ntah dari mana sebuah pucuk surat sampai didepan rumah Elisabeth yang isinya ditulis tangankan Elisabeth dengan isi surat agar orang tuanya tidak mencarinya.


Josef Fritzl yang tahu dimana keberadaan putrinya mengarang segala cerita untuk meyakinkan keluarga dan juga pihak polisi dengan mengatakan kalau mungkin saja Elisabeth Fritzl telah kabur dan bergabung dalam sebuah pemujaan agama.

Ruang bawah tanah Josef Fritzl. Sumber: Idntimes.com

Josef akan turun ke ruang bawah tanah rumahnya pada jam 9 pagi untuk membuat rancangan mesin yang ia jual.

Terkadang ia dapat menghabiskan malam di ruang bawah tanah tanpa kecurigaan dari isrinya karena istrinya menganggap bahwa suaminya seorang pekerja keras.

yah selain bekerja, Josef Fritzl juga melakukan aksi pemerkosaan kepada putrinya selama 2 atau 3 kali seminggu.

Kehamilan pertana Elisabeth Fritzl terjadi pada tahun 1988 atau sekitar 4 tahun setelah bungkam didalam ruang bawah tanah dan dilanjutkan oleh beberapa kehamilan dan juga ada beberapa keguguran.

Tidak semua anak yang dilahirkannya ikut bersamanya tinggal di dalam ruang bawah tanah, ada beberapa anaknya yang dibawa naik ke rumah Rosemarie untuk dijaga dan hidupi oleh ibu kandungnya lantaran dengan cara Josef Fritzl mengarang skenario dengan meletakkan bayi didepan rumah dan menyelip sebuah surat yang dibuat oleh Elisabeth Fritzl yang mengatakan bahwa ia telah melahirkan seorang anak dan agar dapat dijaga oleh orangtuanya – yang dimana merupakan cucu dari Rosemarie.

Akhir dari kasus dan Pengungkapan Josef Fritzl

Sebuah rahasia ataupun sebuah kejahatan pasti tidak akan dapat disembunyikan ibarat pepatah sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.

Nah, akhir dari segala penderitaan Elisabeth dan juga anak-anaknya didalam ruang bawah tanah terjadi pada tahun 2008.

Pada saat itu, putri pertama Elisabeth jatuh sakit parah dan Elisabeth Fritzl memohon-mohon kepada ayahnya agar dapat melarikan putri mereka ke Rumah Sakit.

Josef Fritzl pun menyetujui untuk membawa putrinya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Putri Elisabeth di diagnosa telah mengalami gagal jantung dan staff rumah sakit menemukan sepucuk surat di saku putri Elisabeth Fritzl yang ternyata merupakan surat yang ditulis oleh Elisabeth Fritzl untuk meminta pertolongan.

Elisabeh Fritzl yang masih terkunci di dalam ruang bawah tanah, memohon-mohon lagi kepada ayahnya untuk dapat menjenguk putrinya di Rumah Sakit.

Dan saat itulah Elisabeth dibebaskan oleh ayahnya dan mereka pun menuju ke Rumah Sakit.

Tibanya dirumah sakit ternyata mereka telah di sergap oleh polisi dan kemudian mereka dibawa oleh polisi untuk diinterogasi.

Awalnya, Elisabeth enggan untuk bercerita, namun ia berkata bahwa ia akan bercerita asalkan ia tidak akan bertemu lagi dengan bapaknya, si Josef Fritzl.

finally, Elisbaeth Fritzl pun menceritakan segala keluh kesahnya, bahwa ia telah disekap selama 24 tahun dan diperkosa hingga hamil 7 kali oleh ayah kandungnya.

Josef Fritzl kemudian ditahan atas tuduhan penganiyaan seksual, inses dan penculikan.

Pada 28 April 2008, Josef mengakui perbuatannya, dan pada 29 April 2008 diumumkan test DNA bahwa bener anak-anak yang dilahirkan oleh Elisabeth Fritzl merupakan anak a.k.a cucu dari Josef Fritzl.

Atas perbuatannya, ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Untuk yang masih penasaran kenapa sih Bapak Josef Fritzl ini bisa melakukan perbuatan kejam gini?
Seorang pskiater, Dr Adelheid Kastner, menyimpulkan bahwa Josef Fritzl mengalami masa kecil yang suram oleh ibu kandungnya sendiri yang mana menjadikan Josef menjadi pribadi yang suka mengendalikan orang dan terjadilan perlakuan yang ia lakukan kepada putrinya.

Elisabeth Fritzl Setelah bebas

Setelah kembali menghirup udara segar, Elisabeth Friztl dikabarkan telah hidup disebuah desa X dengan identitas yang baru.

Rumahnya dijaga ketat oleh kawanan polisi dengan CCTV yang terinstall.

Hidup dengan idenitas barunya, diharapkan bahwa Elisabeth dapat menjalani hidup yang lebih damai dan baik serta jauh dari awak media yang akan meliputnya.

Dari Penulis

Penulis harap kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi selanjutnya, untuk orangtua yang bersedia melahirkan dan merawat anaknya, harap menjaganya dengan benar, didik dengan kasih sayang, tidak memberontak, apalagi anak-anak ketika kecil sedang dalam fase growing yang apapun yang dilihat dari kelakuan orangtuanya dapat tersimpan dalam memori.

Semoga Elisabeth Fritzl dapat hidup damai, happily, dan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di kehidupan selanjutnya.

Last, untuk teman-teman yang pengen lebih dapat feelingnya mengenai kasus ini, dapat nonton film yang aku rekomendasikan di atas, bener-bener terasa real dan nyesek banget.

Sekian cerita dari kasus Elisabeth Fritzl ini, ditunggu cerita selanjutnya, dadah!